Foto: AKBP Doddi Pratama mantan Wakapolres Kediri menjadi Kasatnarkoba Polrestabes Surabaya.
Surabaya, Suarasatu.id– Bulan Januari 2026 Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya dipimpin sosok yang tidak asing. AKBP Dodi Pratama, S.I.K., resmi menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, menandai kembalinya perwira berpengalaman tersebut ke Kota Pahlawan dengan pangkat dan jabatan yang lebih tinggi.
Penunjukan itu tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) Nomor: ST/1579/XII/KEP/2025 tertanggal 23 Desember 2025. AKBP Dodi Pratama menggantikan AKBP Suriah Miftah Irawan yang kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kapolres Nganjuk Polda Jawa Timur, setelah menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya sejak Desember 2023.
Bagi internal kepolisian maupun kalangan awak media, nama AKBP Dodi Pratama bukanlah figur baru. Ia pernah menjabat sebagai Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya pada tahun 2021 dengan pangkat AKP.
Selama masa tugas tersebut, puluhan kasus besar Narkotika berhasil diungkap, sehingga ia dikenal sebagai perwira yang tegas, berpengalaman, humanis dan komunikatif dengan insan Pers.
Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2005, Batalyon Dharma Ksatria ini kemudian melanjutkan kariernya sebagai Wakapolres Kediri Kota hingga Desember 2023 dengan pangkat Kompol. Pada tahun 2024, AKBP Dodi juga menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg Angkatan 64
Selama bertugas di Kediri Kota, AKBP Doddi Pratama tercatat aktif menginisiasi dan mengawal berbagai program kepolisian, salah satunya Program Kampung Bersih Narkoba (Bersinar) yang berfokus pada upaya pencegahan peredaran narkotika berbasis partisipasi masyarakat.
Perlu diketahui, Kembalinya AKBP Doddi Pratama sebagai Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya menggantikan AKBP Suriah Miftah yang menjabat sebagai Kapolres Nganjuk diharapkan mampu memperkuat komitmen pemberantasan Narkoba di wilayah hukum Kota Surabaya, yang dikenal memiliki tantangan kompleks dalam memerangi peredaran gelap narkotika.
Dengan rekam jejak dan pengalaman yang dimiliki, publik menaruh harapan besar agar Satresnarkoba Polrestabes Surabaya semakin solid dan progresif dalam memerangi kejahatan yakni narkotika. (Fir)
