![]() |
Mesin pabrik PT Energy Multi Tech di kawasan Industri Menganti Gresik dilalap api |
GRESIK, Suarasatu.co.id - Kebakaran hebat melanda area produksi PT Energy Multi Tech di Jalan Raya Pelemwatu 9 Blok 1AB, kawasan industri Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (21/5/2026). Kobaran api diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada mesin produksi HDPE PVC hingga memicu kebakaran besar dan merembet ke sejumlah mesin lainnya.
Insiden tersebut memicu kepanikan pekerja dan petugas keamanan pabrik lantaran api dengan cepat membesar hanya dalam hitungan menit. Situasi di lokasi sempat tidak terkendali sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Kepala Satpam Tjakrindo mengungkapkan, dirinya langsung menuju Posko Damkar Menganti untuk meminta bantuan setelah melihat api terus membesar dan mengancam area produksi lainnya.
“Api tiba-tiba membesar dengan cepat, bersamaan dengan itu saya langsung menghubungi Posko Damkar Menganti,” ujarnya.
Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran segera diterjunkan ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK). Setibanya di lokasi, tim Damkar langsung melakukan penilaian situasi guna memetakan titik api dan potensi perambatan kebakaran.
Petugas piket Damkar, Bhakti Darmawan, mengatakan proses pemadaman dilakukan secara intensif untuk mencegah kobaran api meluas ke mesin dan area produksi lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
“Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Setelah dilakukan upaya maksimal, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan hingga padam,” katanya.
Usai proses pemadaman, petugas Damkar masih melakukan pembasahan dan pendinginan di area terdampak guna memastikan tidak ada titik api maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun hingga kini, nilai kerugian akibat terbakarnya mesin produksi HDPE PVC masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.
(Red-Suarasatu)
